Aplikasi MYOB

Apa itu aplikasi MYOB? MYOB merupakan aplikasi yang berfungsi untuk kebutuhan akuntansi. Aplikasi ini diperuntukkan bagi Anda yang memiliki usaha UMK (Usaha Kecil Menengah). Sebuah software terpadu atau integrate software yang mempermudah berbagai pekerjaan akuntansi. MYOB Limited Australia selaku pembuat aplikasi ini telah menciptakan sebuah aplikasi yang dibutuhkan oleh para pengusaha UMK.

Tapi mungkin tidak sedikit juga yang masih belum paham tentang MYOB. Oleh karena itu, artikel ini akan membahas tentang apa saja hal-hal yang berhubungan dengan MYOB. Setelah itu, Anda bisa langsung menginstalnya dan bisa Anda gunakan untuk keperluan akuntansi usaha Anda.

Mengenal Aplikasi MYOB

aplikasi MYOB

MYOB adalah software terintegrasi yang berfungsi untuk mempermudah urusan akuntansi bagi UMK. Bagi mereka yang setiap hari berurusan dengan dunia accounting, kehadiran MYOB tentu memberikan banyak manfaat. Berbagai proses transaksi dapat dilakukan dengan lebih mudah. Terdapat beberapa fungsi MYOB antara lain:

  • Software yang akan mempermudah berbagai pekerjaan terkait accounting
  • MYOB mampu membuat para penggunanya lebih memahami seputar dunia bisnis
  • Aplikasi ini membuat pengerjaan pembukuan menjadi lebih efektif dan efisien
  • MYOB memberikan kemudahan untuk mengelola berbagai barang atau produk yang Anda jual
  • Software ini juga membantu proses jual beli, hutang dagang atau payable, piutang dagang atau receiveable, pajak atau value added tax, dan lain sebagainya

Baca juga: Aplikasi Ujian Online Terbaik

Kelebihan dan Kekurangan Aplikasi MYOB

aplikasi MYOB

Setelah memahami pengertian serta fungsi aplikasi MYOB, penjelasan berikutnya adalah terkait kelebihan dan kekurangannya. Memahami kedua hal ini sangat penting karena bisa menjadi ukuran apakah MYOB memang aplikasi yang tepat untuk Anda atau tidak. Maka dari iut, berikut ini kami akan kami jelaskan apa saja kelebihan dan kekurangan yang bisa Anda temukan di MYOB.

1. Kelebihan MYOB

Beberapa kelebihan yang ada pada MYOB antara lain:

  • Pertama, MYOB memiliki tampilan user friendly. Artinya, aplikasi ini memang dibuat dengan tampilan yang sederhana sehingga mudah untuk memahami bagaimana cara menggunakannya untuk kebutuhan accounting. Bahkan orang yang pertama kali mengoperasikan MYOB tidak terlalu mengalami hambatan ketika mengerjakan tugasnya
  • MYOB bisa Anda gunakan untuk membuat laporan keuangan secara lengkap, akurat, dan otomatis. Adapun laporan otomatis yang bisa Anda buat di sini seperti neraca, neraca saldo, laba rugi, dan lain-lain sesuai dengan kebutuhan atau standar akuntansi yang Anda terapkan
  • Aplikasi MYOB juga merupakan aplikasi yang aman. Anda tidak perlu khawatir karena keamanan semua data-data atau informasi yang ada di dalam aplikasi ini terjamin. Ini yang juga menjadi salah satu alasan kenapa pengguna MYOB semakin lama semakin meningkat.
  • Laporan keuangan yang telah Anda buat MYOB bisa langsung Anda aktifkan melalui Microsoft Word maupun Microsoft Excel
  • Memiliki fitur yang bisa Anda gunakan untuk menampilkan hasil analisi berbentuk grafik
  • MYOB juga memiliki fitur di mana Anda bisa memunculkan laporan keuangan perbandingan atau komparasi, baik laporan laba rugi, laporan penjualan, maupun neraca

Baca Juga: Aplikasi Perekam Layar HP

2. Kekurangan MYOB

Lalu bagaimana terkait kekurangan dari MYOB? Beberapa kekurangan yang bisa Anda temukan di aplikasi ini adalah sebagai berikut:

  • Kekurangan pertama yang bisa Anda rasakan adalah MYOB belum mendukung fitur terkait Pelaporan Perpajakan Indonesia. Hal ini sebenarnya beralasan mengingat aplikasi ini berasal dari Australia yang mungkin belum mengetahui seperti apa sistem perpajakan di Indonesia. Maka tidak heran jika beberapa fitur yang terdapat pada MYOB masih mengadopsi gaya Australia termasuk juga terkait perpajakannya. Jadi, ketika Anda ingin menghitung pajak di Indonesia, Anda bisa menggunakan aplikasi yang lain
  • Kekurangan yang kedua adalah aplikasi MYOB hanya bisa untuk satu perusahaan saja. Dengan kata lain, jika Anda memiliki perusahaan lain atau anak perusahaan yang lebih dari satu, MYOB tidak cocok Anda gunakan karena masih belum mendukung kebutuhan banyak
  • Ternyata MYOB hanya tersedia dalam bahasa Inggris. Itu artinya, jika Anda benar-benar ingin menggunakan MYOB dan mendapatkan pengalaman yang positif, Anda harus bisa berbahasa Inggris. Dengan begitu, Anda bisa memahami setiap menu yang ada di sini
  • MYOB ternyata juga masih belum support multi currency. Jadi, Anda perlu mengkonversi mata uang sebelum Anda memasukkan transaksi menggunakan MYOB
  • Dikarenakan MYOB merupakan aplikasi buatan Australia, maka tidak heran jika necara yang ada di sini masih berupa format neraca Australia. Tentu sangat membingungkan dan merepotkan karena sebenarnya format neraca keuangan antara Indonesia dan Australia tidak sama
  • Kekurangan selanjutnya yaitu MYOB masih belum mendukung multi gudang atau multi warehouse. Jadi, jiak Anda mempunyai lebih dari sau gudang penyimpanan maka Anda akan kesulitan menggunakan software ini

aplikasi MYOB

Cara Menggunakan Aplikasi MYOB

Bagaimana cara menggunakan aplikasi MYOB dengan benar? Simak langkah-langkah berikut ini:

1. Mengaktifkan MYOB

Langkah pertama yaitu Anda harus mengaktifkan program MYOB. Cara mengaktifkannya yaitu:

  • Klik Start
  • Pilih All Program
  • Pilih MYOB Accounting v18
  • Double click atau bisa juga dengan klik kiri di icon MYOB Accounting v18 pada layar komputer Anda
  • Sekarang MYOB sudah terbuka dan ada beberapa menu yang bisa Anda lihat seperti Open, Create, Explore, What’s New dan Exit

2. Isi Identitas Perusahaan

Setelah mengkaktifkan dan membuka aplikasi MYOB, langkah berikutnya adalah Anda harus mengaktifkan identitas perusahaan. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Masukkan data perusahaan
  • Di bagian serian number, silakan Anda mengosongkannya
  • Untuk Company Name: silakan isi dengan nama perusahaan
  • UEN No: isi dengan nomor izin usaha
  • GST No: isi dengan NPWP
  • Address: silakan Anda isi dengan alamat perusahaan
  • Phone Number: isi nomor telepon perusaahaan
  • Fax Number:  isi dengan nomor fax perusahan
  • Email Address: isi dengan alamat email perusahaan
  • Jika sudah semuanya, klik NEXT

3. Mengisi Periode Perusahaan

Terdapat beberapa poin yang perlu Anda isi di bagian ini:

  • Current financial year atau Tahun Pembukuan: isi sesuai informasi yang tertera
  • Last month atau Bulan Tutup Buku: isi dengan bulan di akhir periode, biasanya bulan Desember
  • Conversion month  atau Awal Bulan Pembukuan: isi dengan bulan yang akan Anda kerjakan pembukuannya
  • Number of period atau Jumlah bulan dalam periode pembukuan: isi dengan twelve. Jika Anda isi dengan 13, menandakan bahwa ada bulan khusus untuk melakukan transaksi pengisian. Kemudian klik NEXT

4. Membuat Daftar Rekening

Anda tinggal memilih salah satu dari ketiga pilihan ini:

  • I would like to start with one of the list provided By MYOB Accounting: menggunakan daftar akun dari aplikasi MYOB
  • I would like to import a list of account Provided by my accountant after I’m done creating my company file: mengimport daftar akun
  • I would like to build  my own account list once I begin using MYOB Accounting: membuat sendiri daftar akun

5. Menyimpan File

Di bagian New company file Assistant, anda klik Change dan tentukan di mana tempat Anda ingin menyimpan. Kemudian klik Save. Jika Anda ingin menyimpan file pada tempat yang telah disediakan MYOB, klik Next lalu pilih Command Centre

Demikian informasi mengenai pengertian, kelebihan dan kekurangan serta bagaimana langkah-langkah menggunakan aplikasi MYOB. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment